Minggu, 11 Januari 2009

RABU, 07 JANUARI 2009

Oleh: Fransiskus Borgias M. (EFBE@fransisbm)

BcE: 1Yoh.4:11-18; Mrk.6:45-52.

Bagi saya hari ini sangat terkenal dan sangat menarik karena melukiskan perjalanan iman para murid, dari “Itu Hantu” ke “Itu Tuhan.” Tetapi sebelum sampai ke situ kita lihat terlebih dahulu beberapa detailnya. Yesus dilukiskan pergi berdoa setelah seharian sibuk dengan aktifitas pewartaan. Kiranya ini sebuah teladan yang baik. Doa itu perlu. Kita perlu berdoa, tidak melulu sibuk terus. Kerohanian harus diisi dengan intensitas relasi dengan Allah. Kemudian kita baca bahwa pada malam Yesus berjalan di atas air. Maka Ia dikira hantu. Para murid pun ketakutan. Tetapi ketakutan itu hilang ketika ada penegasan Yesus: Aku ini. Jangan takut. Markus mencatat bahwa para murid masih belum paham siapa Yesus, karena hati mereka tertutup kedegilan. Mungkin karena mereka belum masuk dalam relasi kasih seperti dilukiskan dalam Bac.I. Sebab kalau orang mengasihi, ia hidup dan ada dalam Allah. Dan dalam kasih “tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukumdan dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.: Semoga kita sudah tiba pada level relasi kasih yang intensif dan sempurna dengan Allah Bapa dalam dan melalui Yesus Kristus, Tuhan kita.

Tidak ada komentar: