Minggu, 11 Januari 2009

SABTU, 03 JANUARI 2009

Oleh: Fransiskus Borgias M. (EFBE@fransisbm)

BcE: 1Yoh.2:29-3:6; Yoh.1:29-34.

Injil kita hari ini luar biasa. Ada beberapa alasan untuk mengatakan demikian. Pertama, dalam teks singkat ini kita temukan tiga gelas Kristologis yang berat dalam Perjanjian Baru. Yaitu Anak Domba Allah, Penghapus atau Penebus Dosa, dan Anak Allah. Kedua, di sini dipentaskan jiwa besar Yohanes. Ia menunjuk kepada Yesus, dan sudi mengakui Yesus sebagai lebih besar dan lebih unggul dari dirinya. Jarang sekali kita temukan mentalitas seperti itu. Kebanyakan orang berpusat pada diri sendiri. Di sini kita lihat, Yohanes berpusatkan pada Yesus: “Biarlah Ia menjadi besar dan aku menjadi kecil.” Sebuah pementasan spiritualitas kerendahan hati yang luar biasa. Ketiga, karena di sini dibeberkan secara singkat teologi pembaptisan, pembaptisan dengan air dan pembaptisan dengan Roh. Kita tidak mempunyai tempat yang cukup untuk menguraikan hal itu. Maka kita biarkan saja dulu seperti itu. Bac.I mengingatkan kita akan martabat luhur kita sebagai anak-anak Allah. Tetapi martabat luhur itu juga mempunyai konsekwensi besar, yaitu harus hidup dalam kasih dan tidak berbuat dosa lagi. Dan ini tidak mudah. Memang tidak mudah menjadi pengikut Yesus. Menjadi Kristiani itu bukan tiket murahan. Melainkan suatu perjuangan dan pertaruhan hidup. Semoga kita sampai kepada mutu kerendahan hati seperti Yohanes itu, mengakui Yesus dan hidup di dalam Dia dengan penuh kasih.

Tidak ada komentar: