Oleh: Fransiskus Borgias M., (EFBE@fransisbm)
BcE. Kis.2:1-11; Mzm.104:1ab.24ab.29bc-30.31.34; Gal.5:16-25; Yoh.15:26-27; 16:12-15.
Hari ini Hari Raya Pentakosta, Roh Kudus turun ke atas kita. Apa tugas Roh? Roh itu bersaksi tentang Yesus, sebab Ia diutus Bapa dan Yesus. Ia adalah Roh Kebenaran. Ketika Roh itu turun, maka giliran para muridlah yang menjadi saksi Kristus. Itulah panggilan Pentakosta. Masih ada tugas lain dari Roh, yakni menuntun kita ke dalam seluruh kebenaran. Roh itu akan berbicara dan bersaksi tentang Kristus. Ini perlu ditegaskan mengingat ada pihak lain yang mencoba mengembangkan pandangan teologi yang menyimpang dari Kristus dengan bertolak dari teks ini. Roh itu memuliakan Kristus. Ia hanya memberitakan apa yang diterimaNya dari Kristus. Bac.I adalah bacaan standar Pentakosta. Maka teks ini amat terkenal. Hanya satu hal yang mau saya tekankan: Berkat turunnya Roh Kudus, maka kekacau bahasa di Babel, kini dipulihkan. Dengan itu dimulai dunia baru dalam Roh dan Kebenaran. Setelah Roh turun terbukalah dua pilihan cara hidup bagi kita: atau hidup menurut Roh atau hidup menurut daging. Itulah yang dipentaskan Bac.II, teks yang terkenal juga. Saya hanya mengutip buah-buah roh: Kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan, penguasaan diri. Beberapa dari buah ini adalah keutamaan Kristiani kodrati. Jadi, karunia Roh mengembangkan hidup moral kita, hidup yang berkebajikan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar