Minggu, 24 Mei 2009

JUM'AT 22 MEI 2009

Oleh: Fransiskus Borgias M. (EFBE@fransisbm)
BcE.Kis.18:9-18; Mzm.47:2-3.4-5.6-7; Yoh.16:20-23a.

Ada beberapa orang kudus yang diperingati hari ini. Ada Rita dari Cascia, ada Yoachina de Vedruna de Mas. Sekaligus hari ini adalah hari pertama Novena Pentakosta. Injil hari ini sangat singkat. Tetapi di sana terungkap beberapa hal yang menarik perhatian. Pertama, dimulai dengan pelukisan paradoks antara para murid dan dunia. Para murid dilanda dukacita (karena kepergian Yesus), sedangkan dunia bergembira. Tetapi, kedua, dukacita para murid itu bukanlah keadaan tetap, atau keadaan tanpa akhir. Sebab sebentar lagi dukacita itu akan berubah menjadi sukacita. Tetapi mengapa terjadi perubahan seperti itu? Penjelasannya sangat indah karena mengambil ibarat seorang perempuan yang melahirkan. Dalam proses melahirkan ia merintih kesakitan, tetapi begitu kelahiran itu terjadi, ia dilanda sukacita besar sehingga kesakitan itu terlupakan dan menjadi relatif, menjadi tidak berarti apa-apa lagi. Dukacita para murid pun tidak akan berlangsung lama, sebab mereka akan melihat Yesus lagi. Perjumpaan dengan Yesus itulah yang menjadi sumber sukacita mereka. Dan sukacita itu akan berlangsung tetap dan tidak akan bisa dirampas oleh siapa-siapa lagi. Semoga kita pun bisa menghayati hal ini. Sukacita murid Kristus.

Tidak ada komentar: