Rabu, 20 Mei 2009

KAMIS, 07 MEI 2009

Oleh: Fransiskus Borgias M. (EFBE@fransisbm)

BcE. Kis.13:13-25; Mzm.89:2-3.21-22.25.27; Yoh.13:16-20.


Hari ini ada pesta Marie-Louise dari Yesus. Ada yang merayakannya sebagai hari raya. Ada beberapa hal menarik yang kita dengar dari injil hari ini. Pertama, dalam penggal teks sebelum injil yang dibacakan hari ini ada kisah pembasuhan kaki para murid. Sang guru melayani murid. Guru memberi teladan saling melayani, kerendahan hati. Kedua, lalu menyusul perintah dan kewajiban untuk saling membasuh kaki. Itu harus dilakukan. Sebab hamba tidak lebih tinggi dari tuan, dan utusan tidak lebih tinggi dari yang mengutus. Artinya kalau tuan dan guru sudah memberi contoh pelayanan dan sikap rendah hati, apa lagi mereka yang disebut murid atau hamba. Betapa mereka harus lebih rela dan sadar lagi untuk saling melayani. Kalau ini semua sudah diketahui, dipahami dan dilaksanakan, maka itu akan mendatangkan kebahagiaan. Lalu secara sekilas Yohanes menyinggung tentang nubuat drama pengkhianatan Yudas atas diri Yesus. Nubuat itu disampaikan agar para murid mengenal siapa Yesus itu.


Tidak ada komentar: