Selasa, 02 Juni 2009

SABTU, 30 MEI 2009

Oleh: Fransiskus Borgias M. (EFBE@fransisbm)
BcE.Kis.28:16-20.30-31; Mzm.11:4.5.7; Yoh.21:2025.

Hari ini novena kesembilan, hari terakhir. Besok kita merayakan Pentakosta. Beberapa lembaga hidup bakti punya hari raya Hunda Hati Kudus. Injil hari ini cukup sulit dipahami. Tetapi intinya adalah mengenai relasi kedua orang: yang satu ditugaskan menjadi gembala domba. Yang lain, dijuluki murid yang dikasihi. Kedua hal itu adalah gelar. Sama-sama agung dan mulianya. Seharusnya keduanya berjalan berbarengan dalam memimpin dan mengilhami jemaat atau gereja. Tetapi selalu ada godaan bahwa yang satu merasa terganggu oleh yang lain. Kiranya Petrus, walau sudah mendapat tugas mulia sebagai gembala, merasa terganggu dengan kehadiran model keteladanan dan kepemimpinan yang lain. Itu sebabnya ia bertanya: bagaimana dengan dia ini? Jawaban Yesus kira-kira: “Kau tidak usah mempedulikan orang itu. Itu urusanKu. Tugasmu ialah mengikuti Aku. Titik.” Jadi, mutu kemuridan mereka terletak dalam fakta apakah mereka tekun mengikuti Yesus atau tidak? Walau Petrus pernah jatuh, terbukti akhirnya ia adalah murid setia di lorong yang ditempuh Guru, via dolorosa. Sedangkan murid yang lain tidak dikatakan jelas bagaimana matinya? Tetapi mutu hidup dia ditentukan oleh mutu kasih. Selama kasih itu ada dan hidup, ia tetap ada dan hidup selamanya. Itulah peluang kita sebagai murid Kristus: kita ditantang menjadi murid yang dikasihi. Semoga berhasil.

Tidak ada komentar: