Oleh: Fransiskus Borgias M. (EFBE@fransisbm)
BcE. Keb.7:22-8:1; Mzm.119:89.90.130.135.175; Luk.17:20-25.
Hari ini Peringatan wajib St.Yosafat, uskup dan Martir. Ada peringatan fakultatif St.Theodorus Studites, seorang Abas. Mari kita mengenang mereka dalam hidup dan doa kita masing-masing. Injil hari ini, berbicara tentang teologi kehadiran Kerajaan Allah dan kedatangan Anak Manusia. Mungkin ini sebuah rasa keinginantahu manusia: kapan kerajaan Allah itu datang? Jawaban Yesus jelas: Ia datang tanpa tanda-tanda, apalagi yang heboh. Maka jangan cepat percaya kalau ada orang yang menggembar-gemborkan kedatangan itu. Mengapa? Karena menurut Yesus, Kerajaan Allah itu sudah ada dan hadir di tengah kita. Sesudah itu, injil berbicara tentang kedatangan Anak Manusia. Ia juga datang dengan tidak disangka-sangka. Maka tidak ada orang yang dapat mengklaim kedatanganNya, atau melihat tanda-tandanya. Itu semua hanya bohong belaka. Kalau ada orang seperti itu, jangan percaya. Ia hanya tukang catut eskatologi. Itu nasihat Yesus. Lalu bagaimana kedatangan Anak Manusia? Ia datang, tiba begitu saja. Maka kita hanya perlu bersiap-siap agar tidak terkejut menerima, menyongsong, dan menyadari kedatangan dan kehadiranNya. Di sini muncul sebuah teologi Anak Manusia yang unik. Yaitu bahwa Anak Manusia akan menanggung banyak penderitaan terlebih dahulu dan ditolak oleh angkatan ini. Sesudah itu ia akan dimuliakan. Bagaimana dengan kita? Semoga kita siap-siaga menerima kedatangan dan kehadiranNya, dan tidak sampai menolakNya karena tidak mengenalNya.
Rabu, 11 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar