Selasa, 08 Desember 2009

SENIN, 07 DESEMBER 2009

Oleh: Fransiskus Borgias M. (EFBE@fransisbm)
BcE.Yes.35:1-10; Mzm.85:9ab-10.11-12.13-14; Luk.5:17-26.



Hari ini hari Adven kesembilan. Ada Peringatan St.Ambrosius. Mari kita kenang dia dalam hidup dan doa kita. Injil hari ini berkisah tentang penyembuhan seorang lumpuh. Tuhan Yesus sedang mengajar dan menyembuhkan. Lalu datang sekelompok orang mengusung orang lumpuh untuk disembuhkan. Tetapi mereka sulit mendekati Yesus yang dikelilingi banyak orang. Mereka tidak putus asa. Mereka cari cara. Mereka kreatif. Menerobos atap rumah pun jadi, asalkan bisa sampai ke dekat Yesus. Mereka berusaha untuk terwujudnya keinginan mereka. Ketika orang lumpuh itu sudah diturunkan ke dekat Tuhan Yesus, Ia hanya melihat satu hal tampak dalam wajah dan tatapan mereka: iman. Itulah yang menyelamatkan dia. Iman itulah yang memungkinkan terjadinya mukjizat penyembuhan. Iman itulah yang mendatangkan pengampunan dosa. Tetapi sebuah perbuatan besar dari orang besar selalu menimbulkan perdebatan, pro-kontra. Itu juga terjadi di sini. Perbuatan Yesus dipersoalkan oleh orang Farisi dan ahli taurat. Tetapi mereka tidak dapat berbuat banyak ketika orang lumpuh itu bangun. Semua orang takjub dan memuji Allah. Dua hal patut diajukan sebagai pelajaran berharga. Pertama, jangan pernah putus asa untuk datang ke Yesus. Mungkin ada banyak rintangan, tetapi harus datang ke hadapanNya. Di hadapanNya ada kesembuhan, ada hidup, ada kekuatan. Kedua, jangan pernah melupakan Tuhan sumber segala rahmat, segala mukjizat yang terjadi dalam hidup kita. Sikap memuliakan Allah, harus menjadi reaksi dan sikap spontan kita sebagai orang beriman.

Tidak ada komentar: