Senin, 01 Desember 2008

KAMIS, 18 DESEMBER 2008

Oleh: Fransiskus Borgias M., (EFBE@fransisbm)
K3S Bandung

BcE Yer.23:5-8; Mzm.72:2,12-13,18-19; Mat.1:18-24. Hari ini hari biasa sekaligus khusus Adven. Kita semakin mendekati natal. Hati kita semoga semakin berkobar-kobar di dalam penantian ini. Judul perikopa ini dalam injil kita bisa menjebak kita: Kelahiran Yesus Kristus. Menjebak, karena kisah kelahiran sudah dibacakan sebelum tanggal 25 Desember. Memang di sini tidak ada kisah kelahiran. Yang ada ialah kisah mimpi Yusuf yang melihat malaekat. Malaekat itu menyuruhnya agar jangan meninggalkan Maria. Dalam mimpi itu ada nubuat tentang kelahiran Yesus. Maka Yusuf pun taat kepada perintah malaekat itu. kisah Yusuf ini penting dibaca di sini, sebab inilah uraian lebih lanjut dari daftar silsilah terdahulu. Di sana, nama Yusuf disebut paling akhir. Maka si aktor itu diuraikan mutu sikap imannya di sini, mutu sikap dan tindakannya. Dan kita semua tahu apa yang menjadi tindakan Yusuf. Ia mengambil Maria sebagai isterinya. Sebagaimana dalam injil Lukas Maria menyatakan Ya kepada malaekat Tuhan, demikian juga di sini Yusuf menyatakan Ya kepada malaekat Tuhan. Dengan demikian, baik Maria maupun Yusuf, sama-sama ber-ya di hadapan Tuhan, dan dengan itu karya shalom Allah dapat terlaksana. Itulah arti penting teks ini.

Tidak ada komentar: