Oleh: Fransiskus Borgias M. (EFBE@fransisbm)
BcE. Kis.4:8-12; Mzm.118:1.8-9.21-23.26.28cd.29; 1Yoh.3:1-2; Yoh.10:11-18.
Hari ini Minggu Panggilan. Kita diajak berdoa memohon rahmat dan benih panggilan gereja, khususnya panggilan khusus. Tetapi jangan lupa mohon rahmat panggilan umum hidup di tengah dunia, sebagai kesaksian awam. Injil hari ini bicara tentang Gembala yang Baik. Ada beberapa ciri. Pertama, gembala yang baik rela mengurbankan nyawa demi dombanya. Dari perspektif paskah, Yesus mengurbankan nyawa demi kita. Dialah gembala baik. Ciri ini dikontraskan dengan gembala gadungan yang penakut. Kedua, gembala yang baik mengenal domba dan domba mengenal gembala. Pengenalan timbal balik, seperti pengenalan Bapa dan Anak. Ketiga, si gembala memiliki domba lain yang bukan dari kandang ini? Si gembala harus menuntun domba-domba itu. Domba itu mau mendengarkan suara si gembala dan mereka menjadi satu kawanan dengan satu gembala. Siapa? Agak sulit dijawab. Mungkin yang dimaksud ialah kelompok orang non-Yahudi yang percaya sebagaimana dikisahkan Kisah. Bac.I mengisahkan mukjizat yang dikerjakan Petrus dalam nama Yesus, nama yang amat istimewa sebab “...keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberiakn kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” Paham shalom dalam Yesus itu yang ditekankan Bac.II. Dalam Yesus kita dibawa masuk ke dalam relasi anak dengan Bapa di surga.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar