Minggu, 22 Maret 2009

SENIN, 23 MARET 2009

Oleh: Fransiskus Borgias M. (EFBE@fransisbm)

BcE: Yes.65:17-21; Mzm.30:2.4.5-6.11-12a.13b; Yoh.4:43-54.


Injil hari ini berkisah tentang mukjizat yang dikerjakan Yesus yaitu menyembuhkan anak pegawai istana. Seluruh injil Yohanes mengandung tujuh mukjizat besar yang dikerjakan Yesus. Sebenarnya ada yang kedelapan, yaitu kebangkitanNya sendiri. Dan mukjizat yang kita dengar hari ini adalah tanda kedua dari untaian tujuh tanda tersebut. Penginjil dengan cukup jelas memperlihatkan fakta iman yang ada pada si pegawai istina itu sebagai syarat dan dasar untuk dapat terjadinya peristiwa penyembuhan. Artinya kalau orang tidak percaya sulitlah terjadi mukjizat dalam diri orang seperti itu. Sebaliknya, kalau orang percaya maka dalam hidup orang itu akan terjadi banyak mukjizat mengagumkan. Semoga segala mukjizat yang terjadi itu pada gilirannya dapat menyuburkan hidup iman, baik hidup iman pribadi si subjek pengalaman iman, maupun hidup iman kelompok yaitu orang-orang yang berada di sekitar si subjek pengalaman. Mukjizat penyembuhan pasti mendatangkan efek sukacita besar. Efek sukacita itu harus juga tampak dan bila perlu ditampakkan secara sosial dan komunal. Kita tidak dapat dan tidak boleh mengurung peristiwa rahmat dalam kesempitan cinta diri kita sendiri.


Tidak ada komentar: