Oleh: Fransiskus Borgias M. (EFBE@fransisbm)
BcE.Kis.1:15-17.20-26; Mzm.113:1-2.3-4.5-6.7-8; Yoh.15:9-17.
Hari ini ada Pesta St.Matias Rasul. Mari kita mempestakannya karena ia adalah salah satu dari para pengikut Yesus yang semula. Injil pada hari ini membentangkan beberapa hal menarik di bawah ini. Pertama, ialah perintah Yesus agar kita tinggal di dalam kasihNya. Kiranya itu yang menjadi dasar atau titik tolak untuk bisa saling mengasihi. Kita mengasihi sesama dengan berdasarkan, atau karena meniru cinta kasih Kristus. Cinta Kristus itu adalah cinta yang rela berkorban. Itu hanya mungkin kalau kita tinggal di dalam kasih Kristus. Kasih Kristus itu hanya satu arah. Itu sebabnya Ia rela dan mampu mengorbankan diri. Itulah misteri cinta kasih yang agung. Rela berkorban bagi yang dikasihi: Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih dia yang rela mengorbankan nyawanya bagi para sahabatnya. Semoga kita bisa sampai ke arah kasih seperti itu. Kedua, dalam relasi kasih tidak ada lagi tuan dan hamba, melainkan yang ada ialah relasi persahabatan, relasi kasih persaudaraan. Kristus yang memilih dan memanggil kita untuk hidup dan tinggal di dalam kasih Tuhan. Semoga hidup dalam kasih itu bisa berbuah banyak.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar