Oleh: Fransiskus Borgias M. (EFBE@fransisbm)
BcE.Kel.14:21—15:1; MT.Kel.15:8-9.10.12.17; Mat.12:46-50.
Hari ini ada peringatan Santo Laurensius dari Brindisi (Keluarga besar Fransiskan). Mari kita kenangkan dia dalam hidup dan doa kita juga. Injil hari ini juga sebuah teks yang terkenal dan akrab di telinga kita. Ia berbicara tentang sebuah kriteria baru mengenai relasi kekeluargaan menurut Yesus. Ia tidak lagi terutama terpaku pada relasi kejasmanian. Walaupun hal itu tetap penting, sebab Yesus tidak meremehkannya sama sekali. Melainkan Yesus terpaku pada relasi kerohanian baru. Muncul sebuah kriteria baru bagi keibuan, dan persaudaraan. Relasi itu tidak lagi terutama ditentukan oleh hubungan jasmani dan genealogis, melainkan terutama ditentukan oleh relasi dengan firman dan kehendak Bapa. Siapa saja yang melaksanakan kehendak Bapa, itulah yang ibu dan saudara-saudara Yesus. Ini sebuah peluang baru tentu saja bagi kita semua. Kita bisa masuk dalam relasi unik persaudaraan dengan Yesus, sejauh kita melaksanakan firman dan kehendak Bapa. Maka mari kita berlomba-lomba melaksanakan firman dan kehendak Bapa itu, agar Yesus sudi mengakui kita sebagai ibu dan saudara-saudaraNya.
Jumat, 24 Juli 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar