Oleh: Fransiskus Borgias M. (EFBE@fransisbm)
BcE.Kel.14:5-18; MT.Kel.15:1-2.3-4.5-6; Mat.12:38-42.
Hari ini ada peringatan Apollinaris. Juga ada pesta Nabi Elia yang dirayakan dan dipestakan oleh O.Carm dan OCD. Mari kita ikut bersama merayakan mereka dalam hidup dan doa kita. Injil hari ini, berbicara tentang tanda Yunus. Yesus berbicara tentang tanda Yunus ini untuk menanggapi permohonan orang Farisi yang meminta tanda dari Yesus. Yesus mengangkat tanda Yunus ini untuk berbicara tentang diriNya sendiri, atau tentang Anak Manusia, yang tidak lain ialah Yesus sendiri. Yunus dulu tinggal dalam perut ikan selama tiga hari. Sesudah ia keluar dari sana dan pergi mewartakan tobat ke kota Ninive. Dan kita semua tahu bahwa terjadi pertobatan di kota itu. Dan pertobatan itu menjadi awal keselamatan dan hidup bagi mereka. Padahal sebelumnya mereka terancam oleh maut karena bakal dilindas oleh hukuman Allah. Tetapi karena mereka percaya pada tanda Yunus, maka mereka selamat. Nasib angkatan sekarang ini, oleh Yesus dipertentangkan dengan nasib orang Ninive tadi. Orang Ninive akan selamat, sedangkan orang angkatan sekarang ini tidak selamat, karena mereka sulit percaya. Wacana itu diakhiri Yesus dengan membandingkan diriNya dengan Salomo, yang dikagumi oleh Ratu Selatan. Padahal Yesus lebih besar dari pada Salomo, itupun orang angkatan ini tidak bisa percaya. Maka mereka akan diadili oleh ketidakpercayaan mereka. Ya, ini pelajaran penting bagi kita: kita akan diadili oleh sikap kita, entah kita percaya dan menerima Yesus atau tidak.
Jumat, 24 Juli 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar