Rabu, 16 September 2009

MINGGU, 01 NOVEMBER 2009

Oleh: Fransiskus Borgias M. (EFBE@fransisbm)
BcE. Why.7:2-4.9-14; Mzm.24:1-2.3-4ab.5-6; 1Yoh.3:1-3; Mat.5:1-12a.


Minggu Biasa XXXI. Hari Raya Semua Orang Kudus. Injil hari ini berbicara tentang Ucapan atau sabda Bahagia yang sangat terkenal itu. Juga dikenal dengan sebutan kotbah di Bukit. Tentu menarik untuk ditanyakan: mengapa Injil ini yang dibacakan pada hari Raya ini? Jawabannya jelas dan sederhana. Sebab orang kudus adalah orang yang sudah mengalami situasi berbahagia itu. Kita yakin mereka sudah hidup bahagia dalam terang abadi di hadapan Allah. Dalam hidupnya di dunia ini mereka sudah mengalami situasi negatif dan mereka tabah mengarunginya, dan sekarang mereka mendapat pahala dalam kerajaan surga. Dalam hidup di dunia ini mereka telah berjuang untuk hidup yang penuh kebajikan, maka sekarang mereka dapat menikmati hidup di hadapan hadirat Allah juga. Luar biasa. Mengapa perlu hari khusus untuk hari raya ini sebab sepanjang tahun sudah ada pesta orang kudus? Itu karena ada orang kudus yang hanya diketahui Allah saya, yang nama dan mutu kekudusannya hanya diketahui Allah saja. Untuk menghormati mereka inilah maka gereja menyediakan hari khusus untuk itu. Bac.I mementaskan penglihatan yang dilihat Yohanes. Ia melihat orang banyak yang berjubah putih yang hidup di hadirat Allah seraya memuji dan memuliakan Allah selama-lamanya. Dikatakan bahwa mereka ini telah keluar dari kesusahan dan telah mencuci jubah mereka dalam darah Anak Domba. Itulah para kudus yang hidup selamanya di hadapan Allah. Bac.II mengisahkan mengenai anak Allah. Kita menjadi anak Allah berkat Kristus. Yang memungkinkan semua itu terjadi ialah hidup dalam pengharapan. Semoga kita mampu menerima tantangan hidup dalam pengharapan itu.

Tidak ada komentar: