Oleh: Fransiskus Borgias M. (EFBE@fransisbm)
BcE.Hag.1:1-8; Mzm.149:1-2.3.4; Luk.9:7-9.
Pada hari ini ada peringatan wajib untupk Santo Vinsentius Maria Strambi. Selain itu ada juga sebuah Pesta Maria Bunda Berbelaskasih (Mater misericordiae). Mari kita menghayati dan merenungkan kedua misteri ini dalam hidup dan doa kita pada hari ini. Injil hari ini berbicara tentang suatu hal yang biasa dalam masyarakat. Kemunculan orang atau tokoh fenomenal baru, pasti akan mencemaskan orang yang sedang berkuasa. Kiranya itu adalah suatu hal yang sangat biasa. Penguasa yang sedang berkuasa (incumbent) selalu merasa terganggu dengan munculnya saingan. Mereka merasa tidak nyaman. Tetapi dalam konteks itu, sang penguasa biasanya ingin sekali menegaskan lagi dan terus menerus kekuasaannya. Itulah yang terjadi dengan Herodes sebagaimana dilukiskan dalam injil hari ini. Ia ingin sekali bertemu dengan Yesus. Tetapi ia ingin bertemu bukan untuk menjadi pengikut, melainkan untuk membinasakan Dia. Orang baru itu cenderung diidentifikasi ke masa silam: yaitu dengan Yohanes, Elia, salah seorang nabi di masa silam. Tetapi ternyata Yesus bukan salah satu dari mereka itu. Ia adalah sosok pribadi yang lain sama sekali. Itulah yang memunculkan rasa penasaran dalam diri Herodes. Tetapi rasa penasaran itu menohok ambisinya akan kekuasaan. Kehadiran Yesus seakan-akan mengganggu dan menggerogoti kemapanan eksistensinya. Itulah permulaan konflik. Dan kita tahu mana ujungnya. Bagaimana dengan pengenalan kita akan Yesus? Semoga ini sebuah pengakuan iman dan kasih yang tulus dan murni.
Minggu, 18 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar