Jumat, 16 Oktober 2009

MINGGU, 22 NOVEMBER 2009

Oleh: Fransiskus Borgias M. (EFBE@fransisbm)
BcE. Dan.7:13-14; Why.1:5-8; Yoh.18:33b-37.

Hari ini hari Minggu biasa Ke-34. Hari raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam. Ada dua cara menggambar tahun liturgi. Pertama, lingkaran. Kedua, sebuah grafik naik. Keduanya menarik. Tetapi jauh lebih menarik yang kedua, karena di sana ditampakkan dengan jelas sebagai penutup Tahun liturgi ialah Hari Raya. Akhir tahun liturgi ditutup dengan Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam. Minggu depan kita mulai dengan lingkaran tahun liturgi baru. Injil hari ini berbicara tentang salah satu adegan dalam pengadilan Yesus di hadapan Pilatus. Salah satu pokok yang mereka bicarakan ialah identitas Yesus sebagai Raja. Tetapi kerajaanNya tidak berasal dari dunia ini. Tugas perutusan Yesus ialah untuk menyatakan martabat muliaNya sebagai Raja. Pada hari ini kita merayakan martabat agung itu: Tuhan Yesus Raja Semesta Alam. Mungkin baik jika kita merayakannya dengan meriah untuk menegaskan iman kepercayaan kita akan Yesus Kristus. Di beberapa tempat hari raya ini dirayakan dengan meriah, misalnya dengan perarakan Patung Kristus Raja. Bac.I dari Daniel berbicara tentang penglihatan yang dialami Daniel akan Anak Manusia yang tampak di angkasa. Kepadanya diberikan kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja. Dengan martabat itu, ia disembah, dihormati dan dipuja-puja segala bangsa. Kekuasaannya berlangsung hingga selamanya. Kerajaannya tidak binasa. Bac.II diambil dari kitab Wahyu yang berbicara tentang Yesus Kristus sebagai buah sulung kebangkitan. Ia mendapat martabat baru karena kepada Dia diberikan “....kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya.” Dalam martabat itu Ia datang di atas awan-awan. Ia juga diwartakan sebagai Alfa dan Omega, rumusan yang akrab di telinga kita karena sering dipakai pada upacara pemberkatan api lilin Paskah. Pesannya juga jelas: kita mau mengabdi Dia sebagai raja, dan tidak membelokkan diri ke suatu arah yang tidak tentu, yang justru menjauhkan kita dari Tuhan Kita Yesus Kristus. Mari kita hidup di dalam Kristus sang Raja Alam semesta.

Tidak ada komentar: