Jumat, 16 Oktober 2009

MINGGU, 29 NOVEMBER 2009

Oleh: Fransiskus Borgias M. (EFBE@fransisbm)
BcE. Yer.33:14-16; 1Tes.3:12-4:2; Luk.21:25-28.34-36.

Hari ini adalah Pekan Adven Pertama. Dengan ini kita memasuki tahun baru liturgi dengan bacaan Mingguan tahun C, dan harian tahun II. Semoga kita terbiasa dengan itu semua. Injil hari ini berbicara tentang dua hal penting. Pertama, mengenai kedatangan Anak Manusia yang disertai dengan gejala-gejala alam yang dahsyat dan mengerikan. Tetapi sekaligus juga dianjurkan kepada orang yang percaya untuk mengangkat muka ketika semuanya itu terjadi, sebab itulah pertanda bahwa penyelamatan sudah dekat. Kedua, mengenai hal berjaga-jaga. Yang kedua ini konsekwensi logis dari yang pertama. Kita harus berjaga-jaga menantikan kedatangan Anak Manusia. Apa inti sikap berjaga-jaga itu? Ialah menghindarkan diri dari pesta pora dan kemabukan dan pelbagai kepentingan duniawi. Ini harus dilakukan dan dibiasakan agar hari Tuhan tidak tiba-tiba datang sebagai sesuatu yang mengejutkan. Sikap berjaga-jaga itu harus disertai dengan doa. Tujuannya dua: agar luput dari kengerian yang bakal terjadi, dan agar bisa bertahan berdiri di hadapan Anak Manusia. Dengan latar belakang janji keselamatan inilah kita membaca dan memahami Bac.I yang berbicara tentang nubuat keselamatan Allah kepada keturunan Daud dan Lewi. Keselamatan itu sekarang terwujud dalam pembebasan Yehuda dan Yerusalem. Itu semua terjadi karena Tuhan adalah keadilan kita. Bac.II harus dibaca dalam kaitan dengan nasihat hidup suci dalam Injil: ada permohonan agar semakin bertambah dalam kasih, agar hati menjadi kuat supaya tidak bercacat, melainkan kudus di hadapan Allah. Akhirnya ditegaskan agar semua nasihat ini dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dibandingkan dengan sebelumnya. Betapa hari ini kita mendapat pelajaran hidup rohani dan moral yang sangat berharga.

Tidak ada komentar: