Jumat, 20 November 2009

JUM'AT, 20 NOVEMBER 2009

Oleh: Fransiskus Borgias M. (EFBE@fransisbm)
BcE. 1Mak.4:36-37.52-59; MT 1Taw.29:10.11abc.11d-2a.12bcd; Luk.19:45-48.



Hari ini ada Peringatan Fakultatif St.Agnes dari Asisi khusus oleh FMM. Mari kita mengenang dia dalam hidup dan doa kita masing-masing. Injil hari ini, mengisahkan tentang tindakan Yesus menyucikan Bait Allah di Yerusalem. Yesus mengusir semua para pedagang yang ada di sana. Baik itu pedagang hewan kurban, maupun pedagang dalam arti para penukar mata uang. Sebab memang dalam perkembangan sejarahnya, Bait Allah di Yerusalem menjadi seperti pasar ternak kurban dengan banyak kantor-kantor money-changer (para penukar uang). Alasan yang dipakai Yesus untuk membenarkan tindakanNya itu ialah bahwa kehadiran para pedagang itu telah mengubah Rumah Tuhan sebagai rumah doa dan kini menjadi sarang penyamun. Ini sabda yang sangat keras dan bahkan kasar. Lalu Yesus mengajar di Bait Allah. Hal itu menyebabkan ia menjadi populer dan tampaknya didukung oleh rakyat. Ia mendapat tempat yang lapang di hati rakyat. Tetapi para elit politik dan keagamaan merasa tidak nyaman dengan hal itu. Mereka mau menangkap dan menghabisi Dia tetapi mereka tidak tahu apa alasan yang paling tepat untuk melakukan hal itu. Lagipula mereka takut karena Yesus didukung oleh rakyat kebanyakan. Ini pelajaran sangat penting bagi kita. Jangan sampai kita menjadikan rumah doa sebagai ajang pemasaran. Datang ke gereja hanya untuk membicarakan bisnis. Seakan-akan bisnis adalah segala-galanya. Ketahuilah hidup kita tidak hanya tergantung pada bisnis saja. Masih ada hal-hal lain yang amat menentukan hidup kita di dunia ini. Mari kita menyadari hal itu terus menerus dalam hidup kita masing-masing.

Tidak ada komentar: