Rabu, 17 Februari 2010

KAMIS PUTIH, 01 APRIL 2010

Oleh: Fransiskus Borgias M.
PENELITI CCRS (CENTER FOR CULTURAL AND RELIGIOUS STUDIES) FF-UNPAR BANDUNG
BcE. Kel.12:1-8,11-14; Mzm.116:12-13,15-16bc,17-18; 1Kor.11:23-26; Yoh.13:1-15.



Hari ini hari Kamis Putih. Menurut penanggalan Liturgi ada beberapa keistimewaan hari ini. Di pagi hari ada Ekaristi Krisma di Katedral di mana diadakan pembaruan janji imam kepada uskup. Tetapi demi alasan praktis perayaan ini dipindahkan ke hari lain sebelumnya. Hari ini juga dianggap sebagai kesempatan baik untuk menerima kembali orang yang bertobat dari dosa berat. Mungkin karena di malam hari ada perjamuan kasih atau agape itu, dan wujud kongkret dari agape itu ialah menerima kembali mereka yang sudah bertobat dari dosa berat. Pada malam hari ada peringatan perjamuan Tuhan. Ada pembasuhan kaki. Lalu ada Injil yang mengisahkan perintah baru (novum mandatum) untuk saling mengasihi. Dan hal itu diteladankan sendiri oleh Tuhan Yesus. Ia menjadi pelayan yang membasuh kaki para muridNya dan kemudian demi cintaNya ia merelakan diri untuk taat sampai wafat, sampai wafat di kayu salib. Mungkin ada baiknya, sebagai pelajaran iman kita, kita bayangkan tindakan dramatis Yesus: Ia (sang Guru) membungkuk di hadapan para muridNya lalu membasuh kaki mereka dan menyekanya dengan kain. Ini teladan kerendahan hati yang luar biasa. Itu pelajaran penting yang patut kita pelajari dan kita tiru dalam hidup kita masing-masing. Saling mengasihi, saling melayani dalam semangat cinta kasih dan persaudaraan. Mari kita wujudkan.

Bandung, 17 Februari 2010
SIS B (CCRS FF-UNPAR BANDUNG)

Tidak ada komentar: