OLEH: FRANSISKUS BORGIAS M.
LAY THEOLOGIAN DAN PENELITI CCRS
FAKULTAS FILSAFAT UNPAR BANDUNG
BcE: Kis.28:16-20,30-31; Mzm.11:4,5,7; Yoh.21:20-25.
Hari ini hari biasa Pekan VII Paskah. Ada peringatan Rita dari Gascia, Yoachina de Vedruna de Mas. Mari kita mengenang mereka dalam hidup dan doa kita. Di akhir injil kemarin ada perintah kepada Petrus: Ikutlah Aku. Bagi saya ini amat menarik. Mengapa? Setelah Petrus ditugaskan menjadi gembala atas domba-domba Tuhan Yesus, ternyata Petrus tetap dituntut untuk mengikuti Yesus. Apa artinya? Artinya jelas: Gembala utama, pemilik sejati Domba-domba tentu Yesus. Kalau Petrus dilibatkan dalam tugas penggembalaan, maka ia harus menggembalakan mereka dalam Kristus, membawa mereka kepada Yesus. Ia tidak boleh membawa mereka kepada dirinya sendiri. Jadi, sambil menggembalakan domba, Petrus harus mengikut Yesus. Bagi saya ini menarik sebagai pelajaran moral pastoral bagi pemimpin kita di tengah jemaat. Jangan sampai mereka tergoda untuk membawa domba kepada diri mereka sendiri, lalu lupa mengajak mereka bersama-sama mengikuti Yesus. Hari ini, perintah itu diulang lagi oleh Yesus. Bahwa Tuhan Yesus mengulang hal ini sekali lagi, bagi saya artinya sangat jelas: bahwa perintah itu amat penting dan mendasar. Tentu teks ini masih bisa diberi komentar dan catatan lain. Petrus setelah diberi tugas sebagai gembala, tetap terganjal karena kehadiran murid Yang dikasihi itu. Ya, dalam gereja selalu ada dua model kepemimpinan: Model kemimpinan institusional, Model kepemimpinan kharismatis. Yang terdahulu tidak boleh terganggu atau tersaingi oleh yang kemudian. Keduanya harus saling mengisi dan melengkapi. Itu yang dikehendaki Tuhan Yesus, Gembala Utama.
BANDUNG, MEI 2010
SIS B, CCRS FF-UNPAR BANDUNG
Selasa, 15 Juni 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar