Selasa, 14 Juli 2009

SENIN, 17 AGUSTUS 2009

Oleh: Fransiskus Borgias M.
BcE. Sir.10:1-8; Mzm.101:1a.2ac.3a.6-7; 1Ptr.2:13-17; Mat.22:15-21.

Hari ini hari raya kemerdekaan Indonesia. Kemerdekaan itu kata benda. Tetapi sesungguhnya kemerdekaan itu adalah proses terus menerus, keadaan dinamis yang harus terus diperjuangkan. Kemerdekaan bukanlah sebuah ruangan yang tinggal diisi dengan pembangunan atau apa pun. Kemerdekaan adalah pemerdekaan. Mungkin istilah terakhir ini paling tepat mengungkapkan isinya. Maka setiap orang Indonesia bertanggung-jawab atas kemerdekaan dan pemerdekaan dirinya. Itulah pemaknaan hidup sebagai bangsa dan terutama sebagai individu bermartabat. Ikut serta merayakan kemerdekaan dan mengupayakan pemerdekaan adalah bagian utuh dari hidup kita dalam tatanan politis tertentu. Kita tidak bisa menghindar dari kewajiban politis kepada negara dan sebagai warga negara. Tetapi kewajiban kepada negara jangan sampai mengalahkan kewajiban kepada Allah. Itulah pesan injil hari ini. Bac.II hari ini juga memberi pendasaran biblis bagi kita untuk taat dan tunduk kepada lembaga manusia. Ketundukan itu diberi dasar teologis: karena Allah. Inti nasihat di hari raya kemerdekaan ini ialah: Hiduplah sebagai orang merdeka, dan bukan sebagai orang yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan mereka. Mari kita mengusahakan hal itu dalam hidup kita setiap hari: Hidup sebagai orang merdeka.

Tidak ada komentar: